Borneo Reborn – Tidak terasa 20 hari bulan Ramadhan telah terlewati. Sebagian dari kita sudah memiliki target sampai akhir Ramadhan. Ada yang sudah tercapai dan ada juga yang belum. Khusus keluarga kami, masih dalam tahap progres.

Sebelum Ramadhan berakhir, bagi yang sudah tercapainya targetnya mungkin bisa mengubah atau menambahkan targetnya. Sementara yang belum tercapai, lebih baik menyempatkan diri untuk mengevaluasi proses pencapaian target selama 20 hari Ramadhan yang lalu.

Cobalah menelisik satu per satu target kita. Periksa apakah prosesnya berjalan normal atau ada yang mengalami kendala. Kita cermati dengan detail, supaya kita bisa mengetahui sejauh mana proses berkembangnya kita saat ini. Apakah kita termasuk orang yang berproduktif atau tidak? Tandanya dapat dilihat dari proses pencapaian kita.

Ingat kawan! Jika Allah memberikan kesempatan umur pada kita untuk bisa melewati Ramadhan tahun ini, maka pergunakan sisa waktu ini untuk mengejar ketertinggalannya atau mengisi dengan hal-hal yang bisa kita bawa hingga akhirat.

Sebenarnya musuh terbesar kita menjalankan ibadah adalah rasa malas dan menunda-nunda amal kebaikan.

By Singgih Pandu Wicakono

Tidak ada yang mengetahui batas usia kita. Apakah panjang atau pendek? Kita hanya bisa melakukan yang terbaik di saat ini. Jangan berlemah jiwa. Isilah hati dengan membaca Quran. Insya Allah semua kemalasan bisa diatasi.

Lakukan Sekarang! Jangan Nanti!

Saya menerapkan pola pikir berkembang (growth minset) pada diri saya saat ini. Berpikir untuk tidak menunda-nunda hal baik. Bersikap untuk mengerjakan semuanya dengan segera dan upaya maksimal. Berpikir bahwa sekali saya menunda sesuatu, maka tidak ada waktu lagi untuk beristirahat dan menikmati hidup. Menunda-nunda sesuatu akan menimbulkan masalah di masa depan, yaitu menumpuknya tugas-tugas.

Jika kita ingin berhasil, maka perbaiki pola pikir kita dan bersikap selalu menyegerakan yang baik dan menjauhi hal yang sia-sia.

By Singgih Pandu Wicaksono

Menelisik target kami sekeluarga (baca link-nya di 10 Hari Pertama Ramadhan). Kami mengecek dan mengevaluasi, bahwa banyak yang harus dibenahi. Salah satu evaluasinya adalah terkait waktu untuk menjalankannya.

Saya sebagai pekerja kantoran harus bisa membagi waktu antara bekerja, belajar, mendidik istri dan anak, serta membaca Quran dan menghafal beberapa ayat. Hampir tiap hari, waktu saya habis untuk pekerjaan sehingga mengakibatkan lelahnya fisik serta pikiran. Ini harus saya benahi segera. Jika tidak! Target yang telah kami canangkan tidak akan tercapai.

Tindakan perbaikan yang saya lakukan adalah beristirahat tidur malam dengan teratur jam 22.00 WIB. Bangun malam jam 02.00 WIB langsung sholat malam. Sambil menunggu waktu sahur jam 03.30 WIB, saya isi dengan membaca Quran 1 juz dan hafalan 2 ayat minimal.

Setelah subuh saya pun melanjutkan bacaan minimal 1 juz dan murajaah 2 ayat yang telah saya hafal sebelum sahur tadi. Kegiatan ini saya lakukan terus-menerus, karena memberikan efek positif pada progres pencapaian target, Alhamdulillaah.

Target untuk istri, alhamdulillaah progresnya positif. Saya kadang heran, mengapa ia bisa selancar ini, padahal kegiatannya lebih banyak dari saya. Mengasuh anak, merapikan rumah, membersihkan rumah, menjalankan bisnis, menyiapkan makan, mengajak anak bermain, mendidik anak-anak, hingga menyuap makanan si kecil, dan hal-hal lainnya.

Kadang waktu untuk istirahatnya pun terganggu dengan anak yang satunya bangun dan tidur bergantian. Saya sangat beruntung, karena adanya dia, untuk urusan hafalan doa-doa Gathan bisa terbantukan. Terima kasih sayangku. I Love You.

Semoga dengan sisa 10 hari Ramadhan ini, kami bisa memaksimalkan eksekusinya sehingga tercapai semua apa yang telah kami targetkan bersama. Kami menyadari betul, bahwa semua pencapaian bukanlah karena kehebatan kami mengetahui hal detail dan menjalankan semuanya yang menurut kami lebih baik. Akan tetapi segala kemudahan dan petunjuk dalam menjalankan hal yang baik adalah datang dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dzat yang Maha Kuasa dan Berkehendak.

Saya berharap ke pembaca sekalian pun tercapai apa yang diharapkan. Ayo berdoa dan berikhtiar lebih baik.

Semoga bermanfaat.

West Borneo – SPW

By Singgih Pandu Wicaksono

Penulis bermimpi untuk berhaji dan berumroh bersama keluarga. Menerima jasa review produk. Info kerjasama via email [email protected]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *