Menumbuhkan Kebiasaan Membaca Buku

Borneo Reborn – Barangkali sebagian orang mengalami hal yang sama seperti saya, yakni kesulitan untuk bisa konsisten membaca. Buku yang terbeli, mungkin bertahan beberapa lembar saja. Semangat di awal namun untuk berproses menyelesaikan membaca buku sukar sekali.

Ditambah lagi dengan aktivitas yang kadang kita lakukan seperti pergi ke toko buku sambil melihat-lihat buku yang tersusun rapi di rak-rak hingga kita pun kadang tersihir dengan judul buku yang menarik dan bombastis. Epilog buku pun yang telah dibaca seringkali menambah penasaran mengenai isi buku tersebut. Akibat dari ini, biasanya kita akan membeli buku lagi.

Membeli buku adalah perilaku yang bagus, karena menambah pengetahuan kita. Namun jika hanya membeli dan tanpa dibaca hingga selesai, maka tindakan ini yang tidak bermanfaat/mubazir.

Kadang kita juga memperoleh keberuntungan dikala buku itu tidak terbungkus sampul, maka jiwa membaca gratis pun muncul. Mohon jangan menjadi kebiasaan ya?!

Yuk! Kita hargai penulis dan penjual bukunya. Mereka mungkin tidak akan marah dengan perilaku kita, karena buku itu pun mungkin sudah disengaja oleh penjualnya untuk menjadi daya tarik calon pembeli agar sering mengunjungi ke tokonya.

Salah satu strategi penjualan yang diterapkan dibeberapa toko adalah untuk meningkatkan trafik kunjungan calon pembeli buku melalui akses memberikan ruang dan waktu untuk membaca buku. Penjual buku pun sudah mengerti bahwa pengunjung yang datang ke tokonya adalah calon pembeli yang pasti sudah mempunyai tujuan mencari buku untuk kebutuhan.

Mari kita kembali ke masalah, mengapa kita sulit untuk menuntaskan membaca buku?

3 sebab yang membuat kita belum bisa menuntaskan membaca.

1. Tidak fokus, atau mudah teralihkan dengan urusan yang lain.

Bagi orang yang sulit untuk bisa fokus, maka hal ini perlu energi pemusatan luar biasa. Membaca buku harus ada tekad yang kuat. Sebelum membeli buku, saya akan menganalisa kebutuhan saat ini sehingga tidak terjadi pembelian sembarangan. Atau juga saya menyesuaikan mood, namun untuk mood biasanya terkait dengan novel. Maka saran saya kepada kalian yang belum tuntas membaca buku. Pastikan membeli buku dengan menyesuaikan kebutuhan dan mood. Insya Allah buku yang kalian beli tuntas.

2. Padatnya waktu kerja sehingga tidak ada waktu luang membaca.

Tiap orang memiliki waktu yang sama, yakni 24 jam per hari. Jangn kita menyerah dengan keadaan, cobalah kalian menyusun waktu secara efektif dan efisien. Caranya dengan membagi atau mem-breakdown seluruh kegiatan selama satu bulan, menjadi satu minggu, dan satu hari.

Cukup kalian memberikan waktu 30 menit per hari untuk membaca. Bagi yang sering pergi menggunakan kendaraan umum bisa membaca buku saat menunggu penjemputan dan disaat perjalanan. Namun bila kalian menggunakan kendaraan pribadi, coba paksa untuk menyisihkan waktu sebelum tidur. Intinya kalian harus mau dan bertekad menyisihkan waktu membaca 30 menit sehari.

3. Buku yang dibaca ternyata isinya tidak menarik.

Mungkin karena judul yang bombastis telah menyihir kita serta epilog yang terbaca pun membuat penasaran. Namun setelah membaca isinya ternyata tidak menarik, maka saran saya kalian harus memaksakan diri untuk menyelesaikannya. Jangan khawatir apabila isi buku tidak menarik, mungkin dari tata bahasanya atau kalimat yang dibangun tidak terstruktur rapi sehingga sebagai pembaca langsung skip.

Perilaku skip ini yang akan berdampak buruk pada kita. Kita akan mudah mengabaikan sesuatu dan mencari hal-hal yang menarik, padahal di dunia ini pastilah tidak ada yang sempurna dan sesuai dengan keinginan kita. Di saat seperti inilah kita harus melatih diri untuk tetap sabar dan ulet dalam menuntaskan membaca, walau isinya tidak menarik.

Ingatlah bahwa membaca buku bukan hanya sekedar menambah wawasan pengetahuan, namun kita dilatih untuk bisa menganalisa dan berprilaku sabar dalam memahami isi kepala penulis. Saya dapat memastikan, jika kalian terbiasa menuntaskan urusan terutama membaca buku, insya Allah kalian akan berkembang dan bertumbuh pola pikirnya.

Kalian ragu?! Coba saja tuntaskan membaca satu buku!

Semoga bermanfaat!

By Singgih Pandu Wicaksono

Penulis bermimpi untuk berhaji dan berumroh bersama keluarga. Menerima jasa review produk. Info kerjasama via email [email protected]

One thought on “Menumbuhkan Kebiasaan Membaca Buku”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *